RANTAU, TAPIN — Persiapan pelaksanaan BIAS 2026 menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Tapin. Koordinasi dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur yang berkaitan dengan kesehatan dan pendidikan anak usia sekolah.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri Wakil Bupati Tapin H. Juanda bersama unsur TP PKK Kabupaten Tapin, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, camat, kepala puskesmas, pengelola program imunisasi, pengawas sekolah serta kepala sekolah dan madrasah.
Dalam pembahasan tersebut, kesehatan anak usia sekolah menjadi salah satu perhatian penting. Kondisi kesehatan anak dinilai berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia yang akan menjadi bagian dari pembangunan daerah.
Pelaksanaan BIAS juga membutuhkan dukungan dari lingkungan pendidikan. Sekolah, guru dan orang tua memiliki peran dalam memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai pentingnya imunisasi.
Koordinasi antarinstansi diperlukan agar pelaksanaan program di lapangan dapat berjalan terarah dan sasaran imunisasi memperoleh pelayanan sesuai ketentuan.
Pemerintah Kabupaten Tapin juga mendorong agar informasi mengenai program disampaikan secara terbuka dan mudah dipahami masyarakat.
Dengan kerja sama antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, sekolah, madrasah, orang tua dan masyarakat, pelaksanaan BIAS 2026 diharapkan dapat berjalan dengan baik.